Destinasi Wisata di Kalimantan Timur

Destinasi Wisata di Kalimantan Timur – Provinsi Kalimantan Timur telah terpilih menjadi calon ibu kota baru di Indonesia. Kaltim dipilih karena dianggap memenuhi beberapa aspek untuk menggantikan ibu kota Jakarta.

Bicara soal destinasi wisata di Kaltim, ada banyak hal yang bisa kamu temukan di sana mulai dari wisata alam hingga baharinya yang memukau.

Misalnya saja Pulau Sangalaki yang menjadi tempat bertelurnya Penyu Hijau di Kaltim. Tak hanya itu, Pulau Sangalaki juga dikenal dengan pantainya yang indah.

Selain Pulau Sangalaki, beberapa destinasi wisata di Kaltim bahkan ada yang menyaingi indahnya Bali, lho.

Di mana saja tempat tersebut, berikut kumparan rangkum destinasi wisata di Kaltim, calon ibu kota baru Indonesia yang menarik dikunjungi. gaple online

1. Pulau Derawan

Destinasi Wisata di Kalimantan Timur

Pulau Derawan menjadi salah satu destinasi wisata populer di Kalimantan Timur. Sebab, pulau ini menawarkan pesona bahari yang memukau wisatawan.

Berbagai aktivitas seru bisa kamu lakukan, mulai dari snorkeling, diving, surfing, atau sekadar bermain di pinggir pantai.

Selain Pulau Derawan, kamu bisa menyambangi pulau lain di sekitarnya, seperti Pulau Maratua, Kakaban, Sangalaki, Nabucco, dan Bakungan.

2. Pulau Kakaban

Selanjutnya adalah Pulau Kakaban, pulau yang masih termasuk gugusan Kepulauan Derawan ini juga menjadi salah satu objek wisata terkenal seantero Kalimantan. Pulau Kakaban dikenal dengan objek wisata danau yang dihuni ubur-ubur jinak.

Wisatawan bahkan bisa berenang bersama dengan para ubur-ubur tersebut di Danau Kakaban. Selain di Derawan, ubur-ubur ini hanya bisa ditemukan di Danau Jellyfish, Pulau Mikronesia kawasan tenggara laut Pasifik. Menarik bukan?

Untuk menuju Pulau Kakaban, kamu hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit saja dengan menggunakan speed boat.

3. Bukit Batu Dinding

Destinasi Wisata di Kalimantan Timur

Berikutnya, Bukit Batu Dinding menjadi destinasi wisata yang menarik untuk kamu sambangi saat liburan di Kaltim. Bukit ini bisa kamu temukan setelah menempuh perjalanan 45 kilometer (km) dari Samarinda ke Balikpapan.

Bukit Batu Dinding merupakan gugusan batu kapur yang memiliki panjang lebih dari 500 meter dengan ketinggian sekitar 100 hingga 200 meter. Dinding batu ini terlihat kokoh bagai tembok raksasa dan sering menjadi spot foto bagi wisatawan.

Kamu harus ekstra hati-hati, karena pijakan kakimu hanya sekitar lima meter. Meleng dikit saja, nyawa jadi taruhannya. Meski begitu, Bukit Batu Dinding layak untuk dikunjungi.

4. Danau Labuan Cermin

Berada di Kabupaten Berau, Kaltim, Danau Labuan Cermin adalah destinasi wisata yang yang sayang untuk dilewatkan.

Bukan pantai bukan pula pegunungan, di sana kamu dapat mengunjungi sebuah danau yang keindahannya dapat membuat siapa saja berdecak kagum. Danau tersebut adalah Danau Labuan Cermin yang terletak di Desa Labuan Kelambu di Kecamatan Biduk-biduk, Kalimantan Timur.

Danau Labuan Cermin memiliki air yang sangat jernih, bahkan dasar dari danau inipun bisa terlihat dengan jelas. Hal tersebutlah yang membuat danau ini dinamakan Danau Labuan Cermin.

Pemandangan di sekitar Danau Labuan Cermin sangat indah dan juga menenangkan hati. Dikelilingi pepohonan rimbun, suasana di Danau Labuan pun terasa sangat teduh, sehingga sangat pas buatmu yang ingin ‘kabur’ sejenak dari hiruk-pikuk keramaian dan rutinitas yang ditemui setiap hari.

5. Ladang Budaya Tenggarong

Terakhir, Ladang Budaya Tenggarong sangat cocok bagi kamu yang ingin berwisata bareng keluarga. Objek wisata yang juga dikenal dengan sebutan Ladaya ini menawarkan banyak kegiatan outbond yang seru.

Tak hanya itu, panorama alam sekitar yang menyejukkan membuatnya sangat cocok untuk melepas penat sejenak dari padatnya aktivitas.

Ingin menghabiskan waktu santai sembari menikmati pemandangan sekitar Jangan khawatir, Ladaya juga menyediakan rumah khusus bernama Odah Rehat. Bentuknya unik, menyerupai rumah tradisional Kutai dan disewakan bagi para wisatawan.

Tempat ini juga menjadi salah satu spot bagi wisatawan untuk berfoto karena bentuk bangunan Odah Rehat yang unik.

6. Jam Bentong

Jam Bentong merupakan Bahasa Kutai yang artinya jam besar. Jam Bentong yang terletak di Jalan Wolter Monginsidi merupakan salah satu ikon dari Kota Tenggarong, ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara.

Selain menjadi salah satu ikon Kota Tenggarong, Jam Bentong juga difungsikan sebagai pusat untuk mendapatkan informasi parawisata sehingga tempat ini juga disebut sebagai Tenggarong Visitor Center.

Di tempat ini kamu bisa menemukan beragam informasi mengenai pariwisata di Kutai Kartanegara, dalam bentuk booklet, brosur, kalender event, dokumentasi foto dan video sampai replika situs Yupa.

7. Sungai Mahakam

Sungai Mahakam merupakan sungai terbesar yang membelah Provinsi Kalimantan Timur. Sungai ini ikut menopang kehidupan penduduk di desa-desa kecil yang ada di hulu, hilir, dan sepanjang anak sungainya. Di bagian hulu, aliran sungai ini melintasi wilayah Kabupaten Kutai Barat hingga ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda di bagian hilirnya.

Panjang sungai ini mencapai 920 kilometer dengan luas sekitar 149.277 km2. Sungai Mahakam memiliki beberapa anak sungai, yaitu Sungai Belayan, Sungai Lawa, Sungai Kedang Kepala, Sungai Telen, dan Sungai Tenggarong. Selain dimanfaatkan oleh masyarakat Samarinda, tepian Sungai Mahakam juga sering dikunjungi wisatawan sebagai tempat untuk bersantai, khususnya pada sore hari.

8. Museum Mulawarman

Museum Mulawarman merupakan objek wisata budaya yang berisi tentang sejarah Kerajaan Kutai Kartenegara. Dikutip dari situs resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kaltimprov.go.id, lokasi Museum Mulawarman ini berada di tengah Kota Tenggarong. Dari Balikpapan, wisatawan bisa menggunakan jalur darat dan sungai dengan waktu tempuh sekitar satu jam.

Saat singgah ke museum ini, kamu dapat melihat ciri khas Museum Mulawarman berupa patung Lembuswana yang merupakan lambang Kerajaan Kutai Kartenegara, yang terletak di halaman depan museum.

Selain itu, ada juga kolam berbentuk naga yang merupakan lambang perjalanan hidup dan penjaga alam semesta yang telah menjadi bagian dari mitos masyarakat Kutai.

9. Jembatan Kumala

Jembatan Kumala atau disebut juga sebagai Jembatan Repo-repo adalah jembatan khusus pejalan kaki yang membentang di atas Sungai Mahakam. Jembatan ini menghubungkan daratan Kota Tenggarong dan Pulau Kumala di Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam bahasa Kutai, repo-repo berarti gembok. Sehingga di jembatan ini, pejalan kaki yang melintas boleh memasang repo-repo alias gembok sebagai kenang-kenangan atau tanda cinta.

Jembatan Repo-Repo dibangun untuk memudahkan akses warga dari daratan Tenggarong menuju Pulau Kumala sehingga mereka tidak usah menggunakan perahu ces, tapi cukup berjalan kaki menyeberangi jembatan.

10. Patung Lembuswana di Pulau Kumala

Bagi kamu yang tidak sempat melihat Patung Lembuswana yang ada di Museum Mulawarman, jangan bersedih hati. Sebab, patung ini masih dapat kamu jumpai saat berkunjung ke Pulau Kumala yaitu salah satu tempat wisata yang berada di dekat Sungai Mahakam.

Lembuswana merupakan satwa mitologi yang dipercaya oleh masyarakat Kutai Kartanegara. Mitos ini menyebutkan bahwa Lembuswana merupakan peguasa Sungai Mahakam yang bersemayam di palung sungai tersebut.